Sarana Komunal Menjadi Sasaran Program Kesehatan Lingkungan Puskesmas Bintuni
๐ rri.co.id
Tingkat kebersihan air menunjukkan seberapa aman dan layaknya air digunakan untuk berbagai keperluan, seperti minum, memasak, mandi, dan kegiatan industri. Dan kebersihan air itu ditentukan oleh kondisi fisik, kimia, dan biologisnya.
Sebagai mana yang dilakukan Puskesmas Bintuni, melalui pemilang program kesehatan lingkungan. melakukan pemeriksaan sarana air minum juga sarana air bersi yang di gunakan warga. pertama untuk sarana komunal.
Petugas pemilang program kesehatan lingkungan Puskesmas Bintuni, Selvi bersama Paman edo, menjelaskan, Ini Program dari Puskesmas,
kata selvi "kegiatan kita di Puskesmas itu pemeriksaan sarana air minum dengan sarana air bersih pertama di komunal. Tujannya untuk mengetahui tingkat kebersihan dari air yang digunakan sehari-hari di rumah, yang diminum pun kita periksa. tapi kita fokus di titik sarana saat ini di wilayah puskesmas Bintuni.
Lebih lanjut di jelaskan,Pemeriksaan utama di bakterinya E. coli dan Coliform. Bisa juga kita periksa untuk kimianya Tapi kalau masuk di IKL. Kami cuma periksa E. coli nya saja Kecuali kalau di Skam RT berarti Semua kita periksakan Kalau skam RT
Masyarakat di harapankan menggunakan air yang bersih, air yang sudah diolah Supaya tidak terjadi diare.kolera, juga tifus,sehingga menurunkan kualitas hidup dan produktivitas masyarakat.
Selvi menambahkan,untuk pemeriksaan dilakukan di wilayah puskesmas bintuni,wilayah kota,bintuni timur,bintuni barat,sampai kekampung juga.
Tapi kami mengambil sampel saja, tidak semuanya, berhubung kita punya reagen terbatas tidak semuanya, kita cuma ambil yang sarana komunal, kita fokus di sarana komunal yang penggunaannya 2-3 rumah.
Menurut selvi saat ini masyarakat bintuni kebanyakan sudah menggunakan air yang bersih, air minum mengunakan air galun, sumur bor dan ada pun yang menggunakan penampungan air hujan. Dan Untuk penggunaan sumur bor harus berjarak 10 sampai 15 meter dari sepiteng, dan kedalaman sumur kurang lebih 60 meter.
Tugas Pemilang program kesehatan lingkungan, meliputi sanitasi dasar tentang jamban, jamban rumah tangga, air minum, dan kebersihan lingkungan. jelas selvi.
